Tugas 1 Teknik Penulisan Karya Ilmiah
A.
Pengertian Abstrak
Abstrak adalah ringkasan isi laporan yang di tulis
dengan amat singkat padat (tidak melebihi 400 kata). Abstrak berisi pokok
masalah, tujuan, metode, data, dan kesimpulan dalam bentuk paragraf. Melalui
abstrak, pembaca dapat memahami garis besar isi laporan, dan apabila
berkehendak memahami lebih jauh, dapat membaca dan mempelajari bab-bab dalam
laporan. (Minto Rahayu. 2007)
Abstrak adalah bagian ringkas suatu uraian yang
merupakan gagasan utama dari suatu pembahasan yang akan diuraikan. Abstrak
digunakan sebagai “jembatan “ untuk memahami uraian yang akan disajikan dalam
suatu karangan (biasanya laporan atau karya ilmiah) terutama untuk memahami
ide-ide permasalahaannya. Dari abstrak, pembaca dapat mengetahui jalan pikiran
penulis laporan atau artikel ilmiah tersebut dan mengetahui gambaran umum tulisan
secara lengkap. (Imron Rosidi. 2009)
Menurut Haryanto A.G. dan Tim penulis ringkasan
berbeda dengan abstrak, baik dalam cakupan maupun tempatnya dalam karangan
ilmiah. Abstrak lebih luas cakupannya daripada ringkasan karena dalam abstrak
masih tampak pola karangan ilmiah, sedang ringkasan lebih ditunjukan kepada
pembaca yang telah membaca seluruh isi karangn ilmiah. Contoh: Pada abstrak karangan ilmiah berupa
laporan penelitian masih tampak permasalahannya, metodelogi penelitian, hasil
yang didapat, kesimpulan dan saran serta manfaat penelitian bagi masyarakat
atau dunia pada pengetahuan pada khususnya. Sebaliknya ringkasan untuk karangan
yang sama biasanya hanya memuat penemuan utama serta kesimpulan.
Abstrak
adalah sebuah rangkuman singkatan tentang isi dan tujuan laporan utama.
Kegunaannya adalah untuk memberikan informasi yang cukup sehingga memungkinkan
pembaca untuk memutuskan apakah akan terus membaca laporan lengkapnya. Abstrak
deskriptif menguraikan isi laporan secara lengkap tanpa mengikutsertakan
kesimpulan. Abstrak informatif menguraikan secara singkat metodelogi dan
menyertakan kesimpulan-kesimpulan dan rekomendasi-rekomendasi dari laporan
tersebut. (Paul H. Wright. 2002).
Menurut pendapat saya inti dari semua penjelasan
pengarang buku diatas abstrak adalah ringkasan singkat yang mencakup pokok
masalah, tujuan, metode, data, dan kesimpulan dalam bentuk paragraf sebagai
penghubung uraian yang akan disajikan di dalamnya dengan tujuan pembaca
mengetahui apa yang sedang dibaca dan memutuskan untuk membacanya secara
lengkap.*
B.
Pengertian Sinopsis
Sinopsis merupakan
ringkasan cerita dengan mengutamakan alur atau plot yang tepat dan menarik dari
suatu cerpen, novel, atau drama. Sinopsis dapat pula diartikan sebagai ikhtisar
karangan yang biasanya diterbitkan bersama-sama dengan karangan aslinya agar
pembaca tertarik untuk membaca isi utuh karangan tersebut. Dengan demikian
penulis sinopsis hendaknya mampu memberikan dorongan kepada pembaca agar
tertarik membeli buku yang ada di depannya. Penulis sinopsis hendaknya mampu
menggerakan keinginan pembaca untuk membaca sebuah karangan dengan segala cara
agar lebih nikmat dan lebih jelas daripada hanya membaca sinopsisnya. (Imron
Rosidi. 2009)
Sinopsis adalah ringkasan cerita cerpen. Ringkasan cerpen adalah bentuk
pemendekan dari sebuah cerpen dengan tetap memperhatikan unsur-unsur intrinsik
cerpen tersebut. membuat Sinopsis merupakan suatu cara yang efektif untuk
menyajikan cerita yang panjang dalam bentuk yang singkat. Dalam sinopsis,
keindahan gaya bahasa, ilustrasi, dan penjelasan-penjelasan dihilangkan, tetapi
tetap mempertahankan isi dan gagasan umum pegarangnya. Sinopsis biasanya dibatasi
oleh jumlah halaman, misalnya dua atau tiga halaman, seperlima atau
sepersepuluh dari panjang karangan asli. (Aldy Putra. 2012)
Sinopsis adalah sebuah ringkasan singkat dari novel,
buku, karya ilmiah, drama dan lain sebagainya dengan plot atau urutan sesuai
aslinya dengan keindahan gaya bahasa, ilustrasi. Oleh karena itu penulis
sinopsis harus bisa membuat pembaca lebih penasaran dengan yang aslinya
sehingga pembaca tertarik dengan karangan aslinya. Dalam penulisannya
penjelasan-penjelasan secara rinci dihilangkan tetapi tetap mempertahankan isi,
dan biasannya di batasi oleh jumlah halaman.*
C.
Ringkasan
Ringkasan adalah suatu cara yang efektif untuk
menyajikan sesuatu karangan yang panjang dalam bentuk yang singkat. Tujuan
membuat ringkasan adalah untuk mengetahui isi sebuah buku atau karangan. Pada
dasarnya, antara ringkasan dan ikhtisar memiliki pengertian yang hampir sama,
yakni sajian singkat dari sebuah bentuk karangan. Namumn, secara prinsip
terdapat perbedaan yang mendasar, yakni ringkasan masih memerhatikan susunan
atau sistematika karangan asli, sedangkan ikhtisar mementingkan seluruh gagasan
yang ada dalam karangan asli dapat terwakili secara utuh (Ismail Kusmayadi.
2008)
Menurut Asul Wiyanto ringkasan adalah bentuk penyajian
singkat dari teks asli dengan tetap mempertahankan perbandingan
bagian-bagiannya secara seimbang. Ringkasan harus tetap mempertahankan urutan
gagasan penting seperti teks asli. Penulisan ringkasan bertujuan agar kita
lebih memahami isi teks atau buku dengak bail. Manfaat lain bagi pembaca
ringkasan adalah dapat mengetahui dan memahami isi teks atau buku dengan cara
yang lebih cepat.
DAFTAR PUSTAKA
A.G. Haryanto, Hartono Ruslijanto, dan Datu Mulyono.
2000.Metode Penulisan dan Penyajian Karya Ilmiah: Buku Ajar Untuk Mahasiswa .
Jakarta: EGC
Kusmayadi, Ismail. 2008. Think Smart Bahasa
Indonesia. Jakarta: Grafindo. Hal: 35
Rahayu, Minto. 2007. Bahasa Indonesia di Perguruan
Tinggi. Jakarta: Grasindo. Hal: 196
Rosidi, Imron. 2009. Menulis... Siapa Takut.
Yogyakarta: Kanius. Hal: 52-54
Wiyanto, Asul. 2007. Pelajaran Bahasa dan Sastra
Indonesia Untuk SMA dan MA Kelas X. Jakarta: Grasindo
Wright H. Paul. 2005. Pengantar Engineering Edisi
Ketiga. Jakarta: Erlangga. Hal: 149
*dokumen
pribadi
Materi Ekonomi Manajerial

Materi Ekonomi Manajerial:
- Ekonomi Manajerial
- Optimasi Ekonomi
- Teori Produksi
Laporan Praktikum Dasar Ilmu Lingkungan
LAPORAN PRAKTIKUM
DASAR ILMU LINGKUNGAN
KAJIAN LINGKUNGAN
KEGIATAN AGRIBISNIS
PADA UKM Ra.
Ha. Yu. AGRI MANDIRI
DI DESA SUMAMPIR KECAMATAN PURWOKERTO
UTARA
Oleh :
1. Muhammad Yusuf Fauzan (
A0A011010)
2. Bilal Galang Panji Hakiki ( A0A011012)
3. Yuanita Sesar Oktarina ( A0A011018)
4. Suciati Zahra LuthfiahLathief ( A0A011058)
5. Ajie Bekti Muliono ( A0A011072)
UNIVERSITAS JENDERAL
SOEDIRMAN
FAKULTAS PERTANIAN
PROGRAM STUDI D3
AGRIBISNIS
PURWOKERTO
2012
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Sumber Daya Alam adalah segala sesuatu yang muncul secara
alami yang dapat digunakan untuk pemenuhan kebutuhan manusia pada umumnya. Yang
tergolong didalamnya tidak hanya komponen biotik seperti hewan, tumbuhan dan
mikroorganisme, tetapi juga komponen abiotik, seperti gas alam, minyak bumi dan
berbagai jenis logam, air, dan tanah. Sumber daya alam di Indonesia adalah
segala potensi alam yang dapat dikembangkan untuk proses produksi.
Proses terbentuknya sumber daya alam di Indonesia
disebabkan oleh berbagai faktor, antara lain :
1. Secara astronomis, Indonesia terletak di daerah tropik
dengan curah hujan tinggi menyebabkan aneka ragam jenis tumbuhan dapat tumbuh
subur. Oleh karena itu Indonesia kaya akan berbagai jenis tumbuhan.
2. Secara geologis, Indonesia terletak pada pertemuan jalur
pergerakan lempeng tektonik dan pegunungan muda menyebabkan terbentuknya
berbagai macam sumber daya mineral yang potensial untuk dimanfaatkan.
3. Wilayah lautan di Indonesia mengandung berbagai macam
sumber daya nabati, hewani, dan mineral antara lain ikan laut, rumput laut,
mutiara serta tambang minyak bumi.
Sumber Daya Alam adalah segala sesuatu yang muncul secara alami yang dapat digunakan untuk pemenuhan kebutuhan manusia pada umumnya. Yang tergolong didalamnya tidak hanya komponen biotik seperti hewan, tumbuhan dan mikroorganisme, tetapi juga komponen abiotik, seperti gas alam, minyak bumi dan berbagai jenis logam, air, dan tanah. Sumber daya alam di Indonesia adalah segala potensi alam yang dapat dikembangkan untuk proses produksi.
Sumber daya alam merupakan salah satu modal dasar
pembangunan. Sebagai modal dasar, sumber daya alam harus dimanfaatkan
sepenuh-penuhnya tetapi dengan cara yang tidak merusak. Oleh karena itu,
cara-cara yang dipergunakan harus dipilih yang dapat memelihara dan
mengembangkan agar modal dasar tersebut makin besar manfaatnya untuk
pembangunan dimasa datang.
Tenaga ahli memanfaatkan sumber daya alam dengan teknologi yang canggih. Tenaga
ahli yang bermutu akan menghasilkan bibit yang bermutu dan menghasilkan tanaman
yang berkualitas dan menghasilkan industri yang berkualitas.
Teknologi yang digunakan beserta alat-alatnya yang
berkembang dengan pesat dapat mempercepat dan mempermudah produktivitas
alat-alat yang digunakan tenaga ahli Indonesia masih kurang canggih seperti di
negara-negara maju tetapi tenaga ahli Indonesia masih bisa menghasilkan sumber
daya alam yang memuaskan.
B. Permasalahan
pertanian dalam arti luas
adalah proses menghasilkan bahan pangan, ternak, serta produk-produk
agroindustri dengan cara memanfaatkan sumber daya tumbuhan dan hewan.
Pemanfaatan sumber daya ini terutama berarti budi daya (cultivation, atau untuk
ternak: raising).
Indonesia sebagai negara agrasis (pertanian)
memiliki aneka ragam hasil produk pertanian yang berlimpah. Pemanfaatan yang
baik produk hasil pertanian sangat memungkinkan menjadi salah satu upaya
peningkatan ekonomi masyarakat. Salah satu faktor utama yang diperlukan dalam
rangka meningkatkan sektor usaha agribsinis.
BAB
II
KEGIATAN
AGRIBISNIS PERIKANAN DAN PETERNAKAN
DI
UKM Ra. Ha. Yu. AGRI MANDIRI
A. Deskripsi Kegiatan
Dari hasil pengamatan pemanfaatan Sumber Daya Alam pada kegiatan
Agribisni di Usaha Kecil Menengah Ra. Ha. Yu. Agri Mandiri kegiatannya adalah
budidaya perikanan dan peternakan. ikan yang di budidayakan adalah antara lain
patin, patin, lele, mujaer dan gurame dan yang diternakan adalah Burung Puyuh.
Dalam
pembudidayaan ikan patin, bibit diperoleh dari membeli bibit kemudian bibit
disimpan didalam ukuran kolam yang dapat menampung bibit tersebut. Sedangkan
bibit ikan nila diperoleh dari ikan yang sebelumnya telah dibudidayakan dan
menghasilkan bibit ikan nila yang baru, bibit ikan nila yang baru kemudian
disimpan untuk dibudidayakan selanjutnya. Pada Usaha Kecil Menengah ini terdapat 6 kolam
ikan yang pada setiap kolam tersebut terdapat ikan sebanyak 1 kwintal, dan
terdapat 10-15 ekor ikan/ Kg, sehingga total keseluruhan ikan yang terdapat
pada 1 kolam yaitu 1000-1500 ekor ikan.
Proses pembudidayaan ikan mujaer dan patin berlangsung
selama 2-3 bulan terhitung setelah bibit tersebut disimpan didalam kolam.
Dalam proses pembesaran ikan di berikan makan berupa
pelet, kotoran burung puyuh, dan tumbuh-tumbuhan. Budidaya di Usaha Kecil Menengah
ini yang di utamakan ialah makanan dari kotoran burung puyuh, karena di Usaha Kecil
Menengah ini terdapat peternakan burung puyuh diatas kolam ikan tersebut.
Pemberian pelet di berikan setiap pagi dan sore hari dengan takaran 5-10 kg pelet perkolam.
Air di
kolam berasal dari irigasi mengalir yang di desain sedimikian rupa sehingga
ramah lingkungan, air yang mengalir tersebut
berwarna kehijauan disebabkan karena banyaknya plankton dari kotoran
burung puyuh. Karena kolam menggunakan sistem air yang mengalir sehingga tidak
di butuhkan pemeliharaan air yang sangat intensif.
Setelah
umur ikan-ikan tersebut sudah mencapai 2-3 bulan ikan kemudian di panen, dan hasil
pemanenan ikan tidak dijual untuk sendiri melainkan di tampung para tengkulak.
Dalam
pembudidayaan Burung Puyuh, bibit diperoleh dari membeli bibit umur yang 5 hari
kemudian bibit di besarkan sampai ± 40 hari, dan masa produktivitas 1 tahun.
Total Burung puyuh yang ada di Usaha Kecil Menengah ini
adalah ±3.000 ekor tapi hanya sekitar 80% yang bertelur, Burung puyuh bertelur
dari jam 2 siang sampai malam dan bertelur setiap hari (Setiap 17 Jam
bertelur),
Selama Pembudidayaan ±20 ekor Burung Puuyuh dalam satu
kandang, jadi total kandang adalah ± 150
kandang, Burung puyuh di berikan pakan 1 hari adalah 20 gr per ekor jadi 3.000
ekor membutuhkan 60 kg per hari. Selama proses pembudidayaan burung puyuh d
tambah Vitamin agar mendukung produktivitas telur, Vitamin diberikan setiap
pagi dan sore.
Adapun Hama dan Penyakit yang mengganggu produktivitas
burung puyuh yaitu, Tikus, berag putih, penyakit snot (Coryza). Tikus Menyerang
Burung dan Memakan telurnya, Berag putih adalah penyakit yang penularannya di
sebabkan oleh kuman salmonela cirikhasnya yaitu kotorannya putih atau seperti
mengandung kapur, sedangkan senot adalah disebabkan oleh virus Hemophillus
Gallinarum, penyakit ini menyerang sekitar bagian muka burung sehingga
menyebabkan bengkak dan muncul benjolan berwarna merah di sekitar mata, hidung,
telinga, cara penularannya melalui perantaraan burung lain, udara, debu,
makanan, dan minuman, dapat juga melalui keturunan.
Telur yang di hasilkan di kemas 1 dus, dalam 1 dus telur
berisi 750 butir telur dan dijual dengan harga sekitar Rp.150.000 per kerdus,
telur tidak d jual sendiri melainkan ada pembeli yang datang.
B. Komponen Lingkungan di Lokasi Kegiatan
Komponen Lingkungan yang ada di Usaha Kecil Menengah ada
2 (dua) komponen yaitu:
1. Komponen Sumber Daya Alam.
Sumber Daya Alam di lokasi kegiatan yaitu air, matahari, tanah, udara, tanaman, ikan,
Burung puyuh
2. Komponen Sumber Daya Buatan.
Pengembangan sumber
daya alam yang di rekayasa sedemikian rupa untuk meningkatkan hasil
produksivitas yaitu, kolam, pagar keliling, rumah, kandang
BAB III
KAJIAN
DAMPAK POSITIF DAN DAMPAK NEGATIF
A. Dampak Positif’
1. Lahan menjadi Produktif
Dari segi ekonomis nilai
jual tanah meningkat, selain itu dari pemanfaatannya juga menghasilkan
keuntungan
Contohnya: Pada awal
usaha pemilik membeli tanah yang digunakan untuk usaha ini membeli tanah 14
seharga Rp.100.000 dan sekarang bisa dijual
sampai Rp.5.000.000.
2. Menyerap Tenaga Kerja
Karena Usaha yang
dijalankan mengalami kemajuan sehingga membutuhkan banyak tenaga kerja maka
dari itu banyak warga sekitar yang tadinya menganggur dapat bekerja di usaha
ini, sehingga secara tidak langsung dapat membantu meningkatkan pendapatan dari
warga sekitar
3. Menyediakan Produk-produk Pangan
Usaha Kecil Menengah
ini selain bergerak dalam bidang perikanan yaitu peternakan burung puyuh yang
kandangnya terletak diatas kolam, sehingga kotoran turun lansung ke kolam, sehingga ikan yang di budidayakan akan
bertambah besar, dan ikan bisa dimanfaatkan dagingnya sebagai bahan pangan yang
bergizi. Sedangkan budidaya burung puyuh menghasilkan telur puyuh yang hasil
produksi telurnya bisa dimanfaatkan.
A. Dampak Negatif
1. Terserang Penyakit
Jika ikan dan burung
puyuh terkena penyakit akan mati dan akan mengurangi hasil panen sehingga akan
mengalami kerugian
2. Pencemaran Lingkungan
Limbah dari pembuangan
air setelah pemanenan ikan dan pembersihan kolam ikan dapat mengakibatkan bau
yang tidak sedap.
3. Suhu dan Udara
Dalam budidaya ikan
dan burung puyuh dibutuhkan suhu dan udara yang sesuai dengan keadaan
lingkungan, sehingga jika suhu dan udara tersebut tidak sesuai dengan kebutuhan
lingkungan disekitarnya dapat mengakibatkan hasil yang tidak maksimal dan tidak
sesuai dengan yang diharapkan. Hal ini juga dapat menyebabkan kerugian.
BAB IV
KESIMPULAN
1. pertanian adalah proses
menghasilkan bahan pangan, ternak, serta produk-produk agroindustri dengan cara
memanfaatkan sumber daya tumbuhan dan hewan. Pemanfaatan yang baik produk hasil pertanian
sangat memungkinkan menjadi salah satu upaya peningkatan ekonomi masyarakat
khususnya dalam bidang agrobisnis.
2. Pada Usaha Kecil Menengah ini terdapat beberapa
dampak positif yang dihasilkan diantaranya ialah lahan menjadi lebih produktif,
lebih banyak tenaga kerja yang diserap, dan menghasilkan beberapa produk pangan.
3. Selain dampak positif terdapat pula dampak
negativ yang diperoleh, yaitu pencemaran lingkungan, dan merugikan hasil
budidaya yang diproduksi
4. Usaha ini termasuk usaha yang ramah lingkungan sehingga
tidak merugikan masyarakat disekitarnya.
BIODATA KELOMPOK
1. NAMA :
Muhammad Yusuf Fauzan
NIM : A0A011010
Tempat
Lahir : Temanggung
Tanggal
Lahir : 12
Bulan
Lahir : Desember
Tahun
Lahir : 1992
Hobby : Traveling
Alamat
·
Jalan : Jl. Haji Mashuri
·
Gang : Manggis
·
No : 22
Riwayat
Pendidikan:
·
SD : Negeri 2 Temanggung
·
SMP : Negeri 1 Temanggung
·
SMA : Negeri
2 Temanggung
2. NAMA :
Bilal Galang Panji Hakiki
NIM : A0A011012
Tempat
Lahir : Cirebon
Tanggal
Lahir : 26
Bulan
Lahir : September
Tahun
Lahir : 1993
Hobby : Main Musik
Alamat
·
Jalan : Jl. Nyimas wanawati
·
Gang : Nanga
·
No : 39
·
Desa : Tegalwangi
·
Kec : Weru
·
Kab : Cirebon
Riwayat
Pendidikan:
·
SD : Negeri 4 Tegalwangi
·
SMP : Negeri 1 Weru
·
SMA : Negeri 1 Plumbon
3. NAMA :
Yoanita Sesar Oktarina
NIM : A0A011016
Tempat
Lahir : Purwokerto
Tanggal
Lahir : 30
Bulan
Lahir : Oktober
Tahun
Lahir : 1992
Hobby : Dengerin Musik,
Nyanyi
Alamat :
Jl. Mahoni V/124 Rt/Rw: 03/09 Perum . Teluk Purwokerto
Selatan
Riwayat
Pendidikan:
·
SD : Negeri 3 Teluk Purwokerto
·
SMP : Negeri 7 Purwokerto
·
SMA : Baruderan
4. NAMA :
Suciati Zahra Luthfiah
NIM : A0A011058
Tempat
Lahir : Kuningan
Tanggal
Lahir : 18
Bulan
Lahir : November
Tahun
Lahir : 1991
Alamat : Perumahan citra
raya
Hobby : Tebar pesona
Riwayat
Pendidikan:
·
SD : SDN Cikupa 01
·
SMP : Husnul Khotimah Islamic Boarding School
·
SMA : Husnul Khotimah Islamic Boarding School
NIM : A0A011072
Tempat
Lahir : Bogor
Tanggal
Lahir : 8
Bulan
Lahir : Mei
Tahun
Lahir :1993
Jakarta Timur
Hobby : Main Game -
Online, Tidur, dan
Makan
Riwayat
Pendidikan:
·
SD : Negeri Susukan 07 Pagi
·
SMP : Negeri 20 Jakarta
·
SMA : Negeri 99 Jakarta

